Showing posts with label OSIS MPK SMA Negeri 2 Cimahi 2010. Show all posts
Showing posts with label OSIS MPK SMA Negeri 2 Cimahi 2010. Show all posts

Thursday, September 2, 2010

Struktur Organsisasi OSIS SMA Negeri 2 Cimahi Periode 2010

Struktur Organsisasi OSIS SMA Negeri 2 Cimahi Periode 2010

Ketua Umum: Khoiru Arfan
Ketua 1: Andi Primawan
Ketua 2: Muhammad Ibnu Qoyim

Sekretaris Umum: Riendu F. F. A
Sekretaris 1: Dati Kurniati
Sekretaris 2: Kartika Fauziyah

Bendahara Umum: Amanda Ayu Oktavia
Bendahara 1: Qisti Fatimah


Sekbid 1 (Pembinaan Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa) :
Koordinator : Lizza Nurul Inayah
Anggota      : M. Faris, Fauzan. R, Widya, Nur Hanifiani

Sekbid 2 ( Peralatan dan Inventaris) :
Koordinator : Adi Pratama
Anggota : Ilham, Nuraffli, M. Abrory

Sunday, August 29, 2010

Mentoring Kedua - Komunikasi, Rapat, Team building (Bagian Ketiga: Team Building)

Team Work Team Building

TEAM WORK TEAM BUILDING

“The moment you start doing anything at all with another person, you’ve established a team. Begin a conversation, pick up the phone, brainstorms an idea and you’re in a teamwork…”

Team Work..
Apakah kamu tahu apa arti yang terkandung didalam 2 buah kata ini dan apa pentingnya jika kamu mampu untuk menciptakan sebuah tim? Katanya, tim dibentuk agar tercipta pekerjaan yang hasilnya maksimal tapi dikerjakan dengan lebih ringan. Bener ngga sih ?

Nah, disini kita akan membahas lebih jauh tentang masalah ini : TEAM WORK TEAM BUILDING (TWTB). Dari arti katanya, team work berarti kerja tim, kerja sama, atau sama-sama bekerja, sedangkan team building berarti proses bagaimana cara membangun sebuah good team dari segala aspek dan konsekuensi yang ada.
Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan sendiri. Perlu saling bantu-membantu satu dengan yang lainnya agar tercipta hasil yang maksimal. Dalam suatu organisasi apapun, jika tidak menjalankan peran yang semestinya, maka tujuan yang ingin dicapai juga tidak terwujud maksimal.

Karakteristik sebuah tim:
1. Harus sadar akan adanya persatuan di setiap anggotanya.
2. Harus ada interpersonal relationship. Setiap anggota mempunyai kesempatan untuk berkontribusi, belajar dan bekerja dengan yang lainnya.
3. Setiap anggota harus mempunyai kemampuan untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan.
Inilah dasar yang dijadikan acuan oleh setiap tim. Tidak mungkin kan, sebuah tim terbentuk tanpa adanya tujuan. Lalu, bagaimana cara kita membentuk sebuah tim yang baik? Ini dia penjabarannya:

Mentoring Kedua - Komunikasi, Rapat, Team building (Bagian Kedua: Manajemen Rapat)

Manajemen Rapat

MANAJEMEN RAPAT

“beteeeeeeeeeeeee bangeeeeeeeeeeeeeet, rapatnya ga beres, bicara ngalor ngidul topiknya gonta ganti yang dulu dah diputuskan mental lagi yang dulu pernah dibicarakan dibicarakan lagi berjam-jam terasa tanpa hasil yang ada saling berdebat kusir hingga lempar tanggung jawab”

Pernah gak sih ngalamin hal kayak gitu ? Kejadian yang engga jarang terjadi di suatu organisasi. Pasti bete banget lah, udah nyempet-nyempetin waktu buat rapat eh taunya ngga efektif. Nah, biar hal itu ngga terjadi sama kamu, kamu kudu nyimak materi yang satu ini… MANAJEMEN RAPAT…
Rapat merupakan kata yang sudah familiar kita dengar terutama di organisasi dimana kita beraktifitas di dalamnya. Bahkan, beberapa di antara kita mungkin sering melakukannya. Sebagai bagian dari sarana komunikasi dalam tim, rapat memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya membangun sinergisasi gerak, menentukan arah dan mencapai visi.

Setidaknya ada beberapa alasan kenapa rapat harus dilakukan :

1. Sarana distribusi dan pertukaran informasi
2. Menjalankan peran dan fungsi organisasi
3. Memerlukan prespektif yang berbeda (brainstorming)
4. Untuk pemecahan masalah, kerjasama, koordinasi antar personal, tim atau bidang
5. Mencari komitmen bersama terhadap suatu keputusan atau kebijakan.
Secara general, rencana rapat harus memenuhi unsur 5W + 1H, yakni :
1. Why, mengapa rapat diselenggarakan
2. What, agenda rapat atau materi yang akan dibahas dalam rapat
3. Who, siapa peserta rapat, ini menyangkut penetuan orang yang akan diundang rapat sesuai dengan materi rapat. Orang-orang yang perlu diundang dalam rapat ialah yang :
• perlu memberikan persetujuan

Mentoring Kedua - Komunikasi, Rapat, Team building (Bagian Pertama: Komunikasi)

KOMUNIKASI

Komunikasi

Apa sih komunikasi itu?

Komunikasi adalah sebuah proses interaksi untuk berhubungan dari satu pihak ke pihak lainnya, yang pada awalnya berlangsung sangat sederhana dimulai dengan sejumlah ide-ide yang abstrak atau pikiran dalam otak seseorang untuk mencari data atau menyampaikan informasi yang kemudian dikemas menjadi sebentuk pesan untuk kemudian disampaikan secara langsung maupun tidak langsung menggunakan bahasa berbentuk visual, suara, atau tulisan.

Gimana caranya berkomunikasi dengan efektif?

Komunikasi efektif merupakan cara menyampaikan pesan kepada orang lain secara jelas dan tidak ambigu, juga cara menerima pesan yang dikirimkan orang lain dengan sesedikit mungkin kesalahpahaman.

Proses ini melibatkan pengirim dan penerima pesan, dan dapat dikacaukan oleh eror, pesan yang bertele-tele, serta misinterpretasi oleh pendengar, yang bisa mengakibatkan kebingungan. Komunikasi yang sukses berarti kita berhasil menyampaikan ide dan pikiran secara sempurna, ketika komunikasi tersebut gagal, maka ide yang dikirimkan tidak mencerminkan sesuatu yang benar-benar dipikirkan sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Proses komunikasi itu kayak gimana? Apa aja sih tahap-tahap komunikasi itu?

1. Source (sumber)
Sebagai sumber, kita harus mengerti mengapa kita berkomunikasi, apa yang kita komunikasikan. Pastikan bahwa informasi tersebut akurat dan berguna.
2. Message
Merupakan ide dan pikiran yang akan disampaikan kepada pendengar.
3. Encoding
Merupakan proses merubah pesan yang akan disampaikan menjadi sesuatu yang dapat diterima oleh pendengar. Proses ini bergantung pada kemampuan kita menyampaikan pesan secara singkat dan jelas, juga kemampuan kita mengeliminasi faktor-faktor yang dapat mengacaukan proses komunikasi. Kita juga harus mengetahui dengan siapa kita berkomunikasi, agar komunkasi lebih efektif.
4. Channel
Merupakan media berkomunikasi. Channel komunikasi verbal contohnya: telepon, bertemu langsung, video call. Channel komunikasi tertulis : chatmeet, surat, sms, dll.
5. Receiver
Adalah penerima pesan, yaitu pendegar.
6. Decoding
Merupakan proses yang dilakukan oleh penerima untuk memahami pesan yang disampaikan, seperti membaca pesan, mendengarkan informasi. Faktor ini pun harus diperhatikan karena dapat menimbulkan kesalahpahaman, tergantung siapa penerima pesan tersebut.
7. Feedback
Setelah menerima informasi, pendengar akan memberikan feedback, baik verbal maupun nonverbal, yang menjadi indikasi bagi kita apakah apakah pendengar dapat mengerti pesan yang kita sampaikan atau tidak. Bila terjadi kesalahpahaman, kita dapat memberikan pesan untuk kedua kalinya.

Mentoring Pertama - Kepemimpinan

KEPEMIMPINAN

Kepemimpinan

Pada dasarnya, setiap orang dilahirkan sebagai pemimpin. Ada yang menyadari dan mengambil kesempatan sebagai pemimpin bagi orang lain. Sebagian yang lain bahkan belum menyadari bahwa sebenarnya mereka adalah seorang pemimpin. Minimal bagi diri mereka sendiri.
Meskipun kita belum memimpin orang lain, bukan berarti yang lain tidak harus mengerti bagaimana prinsip, cara memimpin orang lain. Setidaknya, setelah kita mengetahui bagaimana pemimpin yang baik, kita bisa lebih menghargai sikap pemimpin kita, dan mengingatkan apabila pemimpin kita berbuat kesalahan.

Pengertian Kepemimpinan

Apakah arti kepemimpinan? Menurut sejarah, masa “kepemimpinan” muncul pada abad 18. Ada beberapa pengertian kepemimpinan, antara lain:
  
1. Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, dalam situasi tertentu dan langsung melalui proses komunikasi untuk mencapai satu atau beberapa tujuan tertentu (Tannebaum, Weschler and Nassarik, 1961, 24).


2. Kepemimpinan adalah sikap pribadi, yang memimpin pelaksanaan aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. (Shared Goal, Hemhiel & Coons, 1957, 7) 
3. Kepemimpinan adalah suatu proses yang mempengaruhi aktifitas kelompok yang diatur untuk mencapai tujuan bersama (Rauch & Behling, 1984, 46).

4. Kepemimpinan adalah kemampuan seni atau tehnik untuk membuat sebuah kelompok atau orang mengikuti dan menaati segala keinginannya.

5. Kepemimpinan adalah suatu proses yang memberi arti (penuh arti kepemimpinan) pada kerjasama dan dihasilkan dengan kemauan untuk memimpin dalam mencapai tujuan (Jacobs & Jacques, 1990, 281).

Older Posts

Search This Blog